Ditulis oleh:
Universitas Negeri Semarang
βPercaya diri bukan berarti yakin bahwa kamu tidak akan gagal. Percaya diri adalah yakin bahwa kalau gagal, kamu tetap mampu menghadapinya.β
Pernah tidak kamu sebenarnya tahu jawabannya, tetapi memilih diam karena takut salah? Atau sebenarnya ingin mendaftar lomba, mengirim karya, dan mengajukan ide, tetapi ada suara di kepala: "Kayaknya aku belum cukup bagus."
Sering kali yang menghalangi kita bukan ketidakmampuan, tetapi keraguan terhadap kemampuan sendiri. Dan kabar baiknya: Kepercayaan diri bukan sifat bawaan. Ia bisa dilatih.
Video: Sherly Annavita
Percaya diri tidak membutuhkan kepastian akan keberhasilan. Yang dibutuhkan adalah kepercayaan terhadap kemampuan untuk menghadapi proses.
"Saya pasti berhasil / pasti menang."
"Saya belum tahu apakah akan menang, tetapi saya siap memberikan yang terbaik."
Banyak orang berpikir kalau gugup berarti tidak PD. Tidak! Orang PD juga takut dan overthinking. Bedanya:
Tidak PD: "Gugup β Saya gak mampu β Gak usah nyoba."
Mulai PD: "Gugup β Berarti ini penting β Tetap saya coba."
Perbedaan Fixed Mindset dan Growth Mindset cuma ada di satu kata: BELUM.
Pernah salah ngomong saat presentasi terus mikir: "Mampus! Semua orang pasti nyadar!"?
Kenyataannya: Orang gak mikirin kita sebanyak yang kita kira. Setiap orang sibuk memikirkan masalah dan penampilannya masing-masing. Jangan menganggap seluruh ruangan sedang menghakimimu.
Jangan nunggu PD baru bertindak. Bertindaklah, baru PD akan muncul.
Takut β Tidak Mencoba β Tidak Dapat Pengalaman β Merasa Makin Bodoh β Makin Takut.
Cara mecahinnya: Mulai dari tindakan super kecil.
Perfeksionisme sering menyamar jadi standar tinggi. "Done > Perfect". Karya yang selesai bisa dievaluasi, karya yang dipendam gak akan ke mana-mana.
Jangan bandingin Bab 1 milikmu dengan Bab 20 milik orang lain. Kamu cuma lihat hasil akhirnya, tapi gak lihat berapa kali dia ditolak dan nangis.
Bayangin temanmu gagal, apa kamu bakal bilang "Dasar bodoh"? Enggak kan? Jadi berhenti ngomong gitu ke dirimu sendiri. Ganti jadi: "Aku belum berhasil kali ini."
Otak suka inget kegagalan. Lawan dengan nulis daftar bukti: Pernah mimpin rapat, pernah belajar hal baru dari 0, dll. Buka saat lo mulai ragu.
Mau nanya di kelas? Mau ngajuin diri? Jangan kelamaan mikir ntar malah banyak alasan.
Hitung: 5... 4... 3... 2... 1... LAKUKAN!
Day 1: Pertahankan kontak mata saat ngobrol.
Day 2: Ajukan minimal 1 pertanyaan di kelas/rapat.
Day 3: Sampaikan 1 pendapat singkat.
Day 4: Kalau gak setuju, sampaikan dengan sopan.
Day 5: Rekam diri bicara depan kamera (2 menit).
Day 6: Jangan hindari kesempatan tampil yang ada.
Day 7: Tulis evaluasi: "Ternyata gak semenakutkan itu."
Challenge (Tantang diri)
Observe (Amati kekuatan/kelemahan)
Never Compare (Jangan bandingin)
Fail Forward (Gagal buat belajar)
Improve (Tingkatkan skill)
Do (Berani lakukan)
Evidence (Kumpulkan bukti sukses)
Nurture (Sayangi dirimu)
Try Again (Kalau gagal, coba lagi)
βKamu tidak perlu menjadi versi terbaik dari dirimu untuk mulai tampil.
Kamu perlu mulai tampil agar suatu hari bisa menjadi versi terbaik dari dirimu.β
Kepercayaan diri adalah percaya bahwa kalaupun kamu jatuh hari ini, kamu tahu cara untuk bangun besok.
Uji pemahaman diri Anda lewat kuis singkat terkait topik ini.
Ambil Kuis Sekarang